Akuntan Indonesia Raih Penghargaan di Tingkatan ASEAN

Kehadiran delegasi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) di Konferensi ASEAN Federation of Accountants (AFA) ke-17 Rabu-Kamis (2-3/11) di Kuala Lumpur, Malaysia menjadi terasa spesial serta membanggakan, dengan penghargaan yang diperoleh Prof. Dr. Djoko Susanto, MSA, Ak, tokoh akuntan dari Indonesia. Dedikasi, loyalitas, profesionalisme Prof. Djoko dalam dunia akuntan ASEAN memperoleh apresiasi dari AFA yang beranggotakan 10 asosiasi akuntan negara ASEAN, dan anggota asosiasi dari CPA Australia, ACCA dan ICAA. Penghargaan tersebut secara langsung diserahkan dalam acara pembukaan Konferensi AFA.

Prof. Djoko Susanto, merupakan salah seorang pendiri AFA yang telah menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan akuntan ASEAN selama lebih dari 34 tahun. Beliau merupakan Secretary General AFA tahun 1984-1986, dan Presiden AFA tahun 1994-1996. Keaktivan beliau untuk memperkuat akuntan ASEAN serta mengangkat nama akuntan regional dalam forum internasional hingga saat ini berbuah kehormatan menerima penghargaan dari AFA yang menaungi anggota AFA.

Selain terkenal dalam forum regional, pada level nasional Prof. Dr. Djoko sebelumnya juga memperoleh Lifetime Achievement Award dari IAI. Saat ini beliau menjabat sebagai anggota Majelis Kehormatan IAI perode 2010-2014 setelah pada periode sebelumnya menjadi anggota Dewan Pengurus Nasional IAI periode 2006-2010. Dia merupakan alumnus University of Arkansas dan Universitas Gadjah Mada, dan kini menjabat sebagai anggota Badan Pengurus Harian Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YKPN Yogyakarta. Selain Djoko, IAI mengutus pula Anggota DPN Jusuf Halim, Direktur Eksekutif IAI Elly Zarni Husin, serta Aucky Pratama, sekretariat AFA, untuk hadir dalam ajang dua tahunan akuntan ASEAN tersebut. Bergabung sebagai delegasi Indonesia, Langgeng Subur, Kepala Pusat Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai Kementerian Keuangan RI, beserta delegasi lainnya dari Bapepam LK, PPAJP dan salah satu BUMN. Selain untuk membangun jaringan keorganisasian, momen tersebut juga menjadi media organisasi untuk melakukan transfer knowledge tentang perkembangan kekinian dunia profesi serta langkah-langkah untuk meningkatkan nama baik pofesi dalam dunia bisnis global. Konferensi AFA ke-17 dihadiri 1.600 delegasi dari seluruh negara ASEAN. Tema konferensi adalah ‘Converge, Transform, Sustain: Towards World Class Exchallence’.

Sebelum acara pembukaan, telah diadakan AFA Council Meeting dan AFA Roundtable Meeting dengan para regulator dari Kementerian Keuangan, Perdagangan, Perindustrian, Pendidikan, se-ASEAN. Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh asosiasi profesi akuntan se-ASEAN. Tujuan roundtable adalah mendiskusikan rencana Mutual Recognation Agreement (MRA) untuk profesi Akuntan di ASEAN sebagai persiapan menjelang liberalisasi jasa dan perdagangan ASEAN 2015. Roundtable meeting ini adalah kelanjutan dari pertemuan serupa di Singapura, 26-29 Nov 2011. MRA merupakan perjanjian pengakuan antar negara terkait dengan jasa akuntansi di tingkat regional ASEAN.

***

Leave a Comment