IAI Jabar Ikuti GENERAL Audit IAI Pusat, Perkuat Tata Kelola

Bandung – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Barat untuk pertama kali mengikuti general audit Ikatan Akuntan Indonesia di Pusat selama tiga hari, yang berlangsung di Grha Akuntan Jawa Barat. sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi secara menyeluruh.

Syahril Jihan, Manager Eksekutif IAI Wilayah Jawa Barat mengatakan, audit ini bertujuan meningkatkan akuntabilitas dan integritas IAI serta menyesuaikan peraturan organisasi. Selain itu, audit tersebut juga bertujuan membenahi tata kelola serta pelaksanaan pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan IAI Jawa Barat.

“Ini pertama kalinya kita diaudit oleh IAI Pusat, sebelumnya sudah ada perencanaan dan baru terealisasi saat ini,” kata Syahril langsung.

Audit laporan keuangan tersebut mencakup tahun buku General Audit IAI periode 01 Juli 2025 sampai dengan 30 Juni 2026.

Dodi Listia Hariyadi, Associate Manager KAP Hendrawinata Hanny Erwin & Sumargo mengatakan, audit biasanya memeriksa laporan keuangan terkait akun-akun signifikan. Dimana proses audit menggunakan pendekatan risk-based audit dengan perencanaan yang menentukan akun signifikan untuk diperiksa secara lebih mendalam lagi.

“Akun tersebut meliputi pendapatan, beban, aset tetap, serta akun signifikan lainnya berdasarkan hasil risk-based audit dalam tahap perencanaan pemeriksaan tersebut,” ungkap Dodi.

Hasil audit ini nantinya menjadi bahan perbaikan bagi IAI Wilayah Jawa Barat dan kemungkinan juga seluruh IAI wilayah di Indonesia pula.

Siti Kulsum, Manajer Akuntansi, Keuangan dan Pajak sekaligus perwakilan IAI Pusat mengatakan, pelaksanaan audit berjalan lancar selama kegiatan berlangsung baik, dengan dukungan IAI Jawa Barat membuat proses audit berjalan tanpa kendala.

“Proses tersebut menjadi pengalaman pertama IAI melakukan audit gabungan yang melibatkan unsur IAI Pusat dan auditor eksternal secara bersama langsung,” ungkap Siti.

Sementara itu, Dr. Prima Yusi Sari, CA., Ketua IAI Jawa Barat mengatakan, pihaknya bersyukur atas pelaksanaan proses audit tersebut.

Menurut Dr. Prima, audit membuat laporan keuangan IAI menjadi lebih kredibel, sekaligus mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi secara menyeluruh.

“IAI Wilayah Jawa Barat menjadi sampel audit nasional yang dilakukan Kantor Akuntan Publik Hendrawinata Hanny Sumargo yang berafiliasi dengan Kreston,” kata Dr. Prima.

Ia berharap audit tersebut membuat laporan keuangan IAI menjadi lebih berkualitas, lebih baik, serta dapat digunakan para user untuk kemanfaatan.

“Laporan keuangan yang dihasilkan juga diharapkan semakin kredibel dan dapat dimanfaatkan para user yang membutuhkan informasi mengenai kinerja IAI langsung,” harapnya.

Share the Post: